Informasi foto didapat dari akun facebook salah seorang yang mengaku pemadam kebakaran di salah satu perusahaan yang bergerak di tambang Emas Batangtoru. Telah dikonfirmasi benar mereka mengadakan latihan pemadaman api namun dilakukan di tempat yang rawan terjadi kebakaran karena di sekitar tong simulasi kebakaran tumbuh subur ilalang yang hidup liar di daerah hutan Batangtoru. Ini adalah contoh pelaksanaan pelatihan yang mengesampingkan resiko mudahnya terjadi kebakaran dilingkungan rerumputan. Belajar dari seringnya terjadi kebakaran di lahan khususnya Sumatera sebaiknya pelatihan pemadam kebakaran harus lebih hati-hati lagi sehingga bisa meminimalisir kebakaran hutan. Lokasi pelatihan adalah lokasi Tambang Emas Batangtoru yang memang kini sudah dikeruk terlihat dari beberapa bukit yang mulai rata dan memang alamnya sudah tidak layak huni bagi satwa liar baik harimau sumatera orangutan dan masih banyak spesies lainnya. Dapat dirasakan dari air sungai yang membelah perbukitan gunung Barani yang sudah tidak layak minum mengharuskan masyarakat pasrah dengan keadaan itu. Kebakaran hutan bukan saja sebagai percepatan hilangnya spesies satwa tetapi maraknya industri yang juga turut membantu percepatan itu. Kita harus lebih memperhatikan alam agar tidak sampai terjadi hal yang tidak diinginkan dikemudian hari terutama mengantisipasi hal sekecil apapun yang bisa merusak alam. Sejak tulisan ini diterbitkan, pemilik foto memberikan argumen yang kurang berkenan jika dikritik masalah standar pelatihan pemadam kebakaran seperti yang terlihat di foto dilakukan di lokasi rawan terjadi kebakaran hutan. Dan yang mengupload foto ini ke media sosial facebook saat ini sudah memblokir facebook penulis karena tidak ingin berita ini dipublikasi.
Bismillahirrohmanirrohim
Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh
Jumat, 25 Januari 2019
Senin, 31 Desember 2018
Berbagi pengalaman bermanfaat "Program Hamil" Bu Yati Semarang
Kali ini saya ingin berbagi pengalaman tentang Program hamil, terimakasih sudah meluangkan waktu membuka situs ini semoga apa yang kami posting bisa bermanfaat untuk saudara-saudari semua. Langsung saja ya, tidak semua pasangan suami istrri itu langsung diberikan Allah swt keturunan setelah menikah, terkadang mereka membutuhkan pertolongan karena memang ada sesuatu yang menghambat sehingga belum bisa hamil atau memiliki keturunan, sangat banyak sekali penyebabnya. Dan kita sebagai manusia wajib mencari tahu dan mengobati jika ada penyakit dalam tubuh kita dan tentu ada obat dan yang ahli di bidang itu. ini pengalaman saya dan istri, kami juga melakukan hal yang sama yaitu program hamil dan alhamdulillah berhasil. Sejak ditulisnya artikel ini kandungan istri saya sudah 2 bulan 4 hari, sebenarnya ingin dishare jauh hari namun karena sesuatu hal baru bisa hari ini. kami melakukan program hamil di Kota Semarang kepada Ibu Sukiyati yang biasa dipanggil Bu Yati. di bawah ini akan saya cantumkan kartu namanya nannti saudara-saudari bisa langsung menghubunginya via WA. Kami berobat kurang lebih 2 bulan dan untuk biaya sudah dipatok (tidak sampai jutaan) dan insyaAllah selama pengobatan berjalan lancar dan santai-santai saja karena bu Yati orangnya ramah dan mau berbagi tips kalau ada keluhan mengenai kesehatan. Sudah sangat banyak sekali yang telah berobat ke Bu Yati dan berhasil. jika tidak percaya silahkan datang sendiri ke lokasinya tidak jauh dari pasar Karang Ayu Semarang.
Semoga apa yang kita usahakan diridhoi oleh Allah swt. dan semoga keturunan kita menjadi generasi yang bertaqwa. Thanks
![]() |
| Foto: Bu Yati |
Promil (Program Hamil)
Langganan:
Postingan (Atom)
TAPANULI NADEGES BLOGNYA ORANG TAPANULI
Masyarakat Tapanuli juga bisa berperan dalam mengirimkan berita tentang tapanuli, baik itu budaya, adat istiadat, peristiwa alam, perjalanan, maupun karya seni seperti photo video, cerpen dll. dapat dikirimkan ke email: tapanulinadeges@gmail.com http://tapanulinadeges.blogspot.com/2013/11/mari-kirimkan-karyamu-ke-tapanuli.html
Tapanuli Tanah yang kaya dan masyarakatnya beradat
Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh
Tapanuli Tanah yang kaya dan masyarakatnya beradat
Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh



