Bismillahirrohmanirrohim
Label
Minggu, 03 Januari 2016
Batang Toru, Nasibmu Kini...
Selasa, 25 Februari 2014
PAPA TEAM SEBAGAI ORGANISASI PENJELAJAH ALAM PERTAMA DAN PELOPOR DI KOTA PADANGSIDIMPUAN
![]() |
| Logo PAPA Team Kota Padangsidimpuan |
Tahukah sahabat alam semua siapa dan seperti apa perkembangan penggiat alam bebas di kota Padangsidimpuan? nah.. biar tahu seperti apa proses berkembangnya komunitas penjelajah alam ataupun pecinta alam di kota Padangsidimpuan mari kita simak.
Persatuan Anak Penjelajah Alam atau yg biasa disingkat PAPA Team atau Tim PAPA. Sejarah PAPA Team ini sangat erat kaitannya dengan organisasi Pradja Muda Karana atau yang disingkat Pramuka, kenapa bisa? ya.. para pendiri PAPA Team ini berlatar belakang Pramuka, karena memiliki hobbi yang sama maka founding father PAPA Team menyalurkan hobbinya melalui organisasi yang dibentuk bersama yaitu organisasi independen PAPA Team. Tapi, siapakah gerangan pendiri PAPA Team dan seperti apa ceritanya? Nah.. pendiri PAPA Team yang sering disebut-sebut PAPA Team itu ada 4 orang, yaitu:
» Arjuna Hiqmah Lubis
» Decky Chandrawan
» Andriadi
» Mhd. Nasir Harahap
![]() |
| Arjuna Hiqmah Lubis |
![]() |
| Decky Chandrawan |
![]() |
| Andri |
![]() |
| Muhammad Nasir harahap |
PAPA Team, adalah organisasi sederhana yang proses berdirinya sangat sederhana namun indah. PAPA Team berdiri sejak dimulainya Pendakian ke gunung Lubuk Raya pada tanggal 26 Desember 2007 (dijadikan sebagai hari jadi PAPA Team), pendakian yang dilaksanakan oleh 8 orang pemuda, namun pada hari kedua pendakian, pendakian mengalami kesulitan yang menjadikan pasukan pendaki terbagi dua, empat orang melanjutkan pendakian dan empat orang lagi menyatakan mundur dan turun kembali ke desa Sitaratoik di kaki G. Lubuk Raya, empat orang pendaki yang turun itu bukan karena ketidak setiaan namun merupakan hasil musyawarah agar semua pasukan selamat, karena jika mendaki dengan kondisi fisik yang tidak memungkinkan makan akan mendatangkan bahaya.
Namun keempat orang lagi melanjutkan pendakian pada hari ke tiga dengan membawa bekal makanan yang sebelumnya telah dibagi dua dengan pasukan yang turun gunung. Empat orang yang melanjutkan pendakian inipun dibekali dengan ilmu navigasi darat yang tidak memadai namun dengan tekat yang kuat dan semangat yang membara keempat orang ini melanjutkan pendakian. Sampai pada malam terindah dan tidak bakal terlupakan orang empat orang ini adalah malam ke tiga yang bertepatan pada malam tahun baru 2008 ke empat orang ini terpaksa tidur di atas batu besar dan di tengah-tengah sungai (besar sungainya +- sebesar sungai parsariran) di tengah-tengah hutan Lubuk Raya karena pada saat itu tidak ada jalan lain kecuali tidur di atas batu mengingat sisi/pinggir sungai bagaikan tebing jurang yang mustahil didaki pada malam hari dengan hanya bermodalkan tali pandu, hulu dan hilir sungai merupakan air terjun yang tidak mungkin dilewati saat itu~ (pada malam hari itu semua pasukan PAPA Team bernadjar untuk keselamatan semua, karena jika hujan turun dimalam itu bisa dipastikan semua pasukan PAPA Team akan disapu arus sungai menuju air terjung yang berjarak +- 100 meter dari tempat batu persinggahan).
Malam itu semua pasukan PAPA Team hanya mampu melihat banyak dan terangnya bintang seakan bintang itu berusaha menghibur empat orang pendaki PAPA Team dan di temani suara arus sungai yang deras seperti suara radio yang tidak memiliki antena. Keesokan paginya nyatalah sudah perjuangan tadi malam pada saat menuruni tebing menuju batu persinggahan, terlihat tali pandu yang masih bergelantung di tebing dan tepat di bawahnya pecahan kaca lampu badai karena insiden yang tidak di inginkan. Anggota PAPA Team pun melanjutkan pendakian pada hari ke 4 tepat pada tanggal 1 Januari 2008, ending pendakian yang sampai pada kebun masyarakat Desa Simatorkis. Pendakian yang dimulai dari Desa Sitaratoik Padangsidimpuan kemudian menyusuri hutan Lubuk Raya dan tembus sampai ke Desa Simatorkis Parsalakan Tapanuli Selatan. Setelah sampainya di Desa Simatorkis anggota PAPA Team merasakan~ inilah kepuasan pendaki sejati!
tangan penuh luka yang dilapisi obat biru dan terlihat wajah sedih+gembira yang tidak tergambarkan (sejak saat itulah semangat PAPA Team tertanam dalam hati para Pendiri PAPA team, tetap melanjutkan angan-angan yang sederhana yang dicita-citakan anggota PAPA Team) bagi anggota PAPA Team, PAPA Team bukan hanya sekedar organisasi penggiat alam bebas namu PAPA Team ada di hati dan itu akan terus hidup). Ke empat orang inilah yang telah berhasil menyelesaikan pendakian G. Lubuk Raya menyatakan diri sebagai pendiri Organipasi Penjelajah Alam pertama di kota Padangsidimpuan yaitu (PAPA Team) Persatuan Anak Penjelajah Alam oleh Arjuna Hiqmah Lubis, Decky Chandrawan, Andriadi dan Mhd. Nasir Harahap.
Sejak saat itulah PAPA Team terus disuarakan dan dipublikasikan melalui Radio, jejaring sosial, internet brosur dan bahkan anggota PAPA Team juga mengajak anggota Pramuka saat itu untuk bergabung seperti melalui pelantikan Bantara dan lain-lain.
Begitulah sedikit sejarah berdirinya PAPA Team yang membutuhkan proses yang cukup lama dan tidak dapat diceritakan satu-persatu.
Bendera PAPA Team berlambangkan mata yang memandang alam dengan komposisi warna Putih, Hitam, Biru, Merah, Hijau dan Kuning yang memiliki makna tersendiri (Tertuang dalam buku anggtota PAPA Team).
Sampai saat ini sudah banyak orang yang pernah menjelajah dengan PAPA Team, PAPA Team memiliki anggota dan teman PAPA Team (dijelaskan dalam AD/ART PAPA Team).
PAPA Team melakukan perekrutan anggota dan teman PAPA Team hanya pada saat dibutuhkannya penerus baru, PAPA Team telah beberapa kali melakukan perekrutan anggota yang terpilih tidak pernah lebih dari 5 orang karena PAPA Team berangkat dari ketulusan hati mencari penerus yang setia dan berjiwa besar bukan untuk mencari penghidupan dari anggotanya. Anggota dan organisasi PAPA Team adalah independent dan tidak terika.
APA SAJA KEGIATAN PAPA TEAM
»Pendakian
»Hiking dan kemping
»Pengijauan
»Menyuarakan Hijau Alamku
»Lomba Lintas Alam Tapanuli Selatan 1 DAN 2
»Mengekplor keindahan alam dan menemukan objek alam yang menarik.
»Mengajarkan teknik Survive DLL
- Youtube
PAPA TEAM SEBAGAI ORGANISASI PENJELAJAH ALAM PERTAMA DAN PELOPOR DI KOTA PADANGSIDIMPUAN
|Manisnya Sejarah PAPA Team|
Tahukah sahabat alam semua siapa dan seperti apa perkembangan penggiat alam bebas di kota Padangsidimpuan? nah.. biar tahu seperti apa proses berkembangnya komunitas penjelajah alam ataupun pecinta alam di kota Padangsidimpuan mari kita simak.
Nama organisasi yang tidak asing lagi dan sebagai pelopor penjelajah alam adalah Persatuan Anak Penjelajah Alam atau yg biasa disingkat PAPA Team atau Tim PAPA. Sejarah PAPA Team ini sangat erat kaitannya dengan organisasi Pradja Muda Karana atau yang disingkat Pramuka, kenapa bisa? ya.. para pendiri PAPA Team ini berlatar belakang Pramuka, karena memiliki hobbi yang sama maka founding father PAPA Team menyalurkan hobbinya melalui organisasi yang dibentuk bersama yaitu organisasi independen PAPA Team. Tapi, siapakah gerangan pendiri PAPA Team dan seperti apa ceritanya? Nah.. pendiri PAPA Team yang sering disebut-sebut PAPA Team itu ada 4 orang, yaitu:
» Arjuna Hiqmah Lubis
» Decky Chandrawan
» Andriadi
» Mhd. Nasir Harahap
AWAL MANIS DAN SEDERHANANYA PAPA TEAM
PAPA Team, adalah organisasi sederhana yang proses berdirinya sangat sederhana namun indah. PAPA Team berdiri sejak dimulainya Pendakian ke gunung Lubuk Raya pada tanggal 26 Desember 2007 (dijadikan sebagai hari jadi PAPA Team), pendakian yang dilaksanakan oleh 8 orang pemuda, namun pada hari kedua pendakian, pendakian mengalami kesulitan yang menjadikan pasukan pendaki terbagi dua, empat orang melanjutkan pendakian dan empat orang lagi menyatakan mundur dan turun kembali ke desa Sipiongot di kaki G. Lubuk Raya, empat orang pendaki yang turun itu bukan karena ketidak setiaan namun merupakan hasil musyawarah agar semua pasukan selamat, karena jika mendaki dengan kondisi fisik yang tidak memungkinkan makan akan mendatangkan bahaya. Namun keempat orang lagi melanjutkan pendakian pada hari ke tiga dengan membawa bekal makanan yang sebelumnya telah dibagi dua dengan pasukan yang turun gunung. Empat orang yang melanjutkan pendakian inipun dibekali dengan ilmu navigasi darat yang tidak memadai namun dengan tekat yang kuat dan semangat yang membara keempat orang ini melanjutkan pendakian. Sampai pada malam terindah dan tidak bakal terlupakan orang empat orang ini adalah malam ke tiga yang bertepatan pada malam tahun baru 2008 ke empat orang ini terpaksa tidur di atas batu besar dan di tengah-tengah sungai (besar sungainya +- sebesar sungai parsariran) di tengah-tengah hutan Lubuk Raya karena pada saat itu tidak ada jalan lain kecuali tidur di atas batu mengingat sisi/pinggir sungai bagaikan tebing jurang yang mustahil didaki pada malam hari dengan hanya bermodalkan tali pandu, hulu dan hilir sungai merupakan air terjun yang tidak mungkin dilewati saat itu~ (pada malam hari itu semua pasukan PAPA Team bernadjar untuk keselamatan semua, karena jika hujan turun dimalam itu bisa dipastikan semua pasukan PAPA Team akan disapu arus sungai menuju air terjung yang berjarak +- 100 meter dari tempat batu persinggahan). Malam itu semua pasukan PAPA Team hanya mampu melihat banyak dan terangnya bintang seakan bintang itu berusaha menghibur empat orang pendaki PAPA Team dan di temani suara arus sungai yang deras seperti suara radio yang tidak memiliki antena. Keesokan paginya nyatalah sudah perjuangan tadi malam pada saat menuruni tebing menuju batu persinggahan, terlihat tali pandu yang masih bergelantung di tebing dan tepat di bawahnya pecahan kaca lampu badai karena insiden yang tidak di inginkan. Anggota PAPA Team pun melanjutkan pendakian pada hari ke 4 tepat pada tanggal 1 Januari 2008, ending pendakian yang sampai pada kebun masyarakat Desa Simatorkis. Pendakian yang dimulai dari Desa Sitaratoik Padangsidimpuan kemudian menyusuri hutan Lubuk Raya dan tembus sampai ke Desa Simatorkis Parsalakan Tapanuli Selatan. Setelah sampainya di Desa Simatorkis anggota PAPA Team merasakan~ inilah kepuasan pendaki sejati!
tangan penuh luka yang dilapisi obat biru dan terlihat wajah sedih+gembira yang tidak tergambarkan (sejak saat itulah semangat PAPA Team tertanam dalam hati para Pendiri PAPA team, tetap melanjutkan angan-angan yang sederhana yang dicita-citakan anggota PAPA Team) bagi anggota PAPA Team, PAPA Team bukan hanya sekedar organisasi penggiat alam bebas namu PAPA Team ada di hati dan itu akan terus hidup). Ke empat orang inilah yang telah berhasil menyelesaikan pendakian G. Lubuk Raya menyatakan diri sebagai pendiri Organipasi Penjelajah Alam pertama di kota Padangsidimpuan yaitu (PAPA Team) Persatuan Anak Penjelajah Alam oleh Arjuna Hiqmah Lubis, Decky Chandrawan, Andriadi dan Mhd. Nasir Harahap.
Sejak saat itulah PAPA Team terus disuarakan dan dipublikasikan melalui Radio, jejaring sosial, internet brosur dan bahkan anggota PAPA Team juga mengajak anggota Pramuka saat itu untuk bergabung seperti melalui pelantikan Bantara dan lain-lain.
Begitulah sedikit sejarah berdirinya PAPA Team yang membutuhkan proses yang cukup lama dan tidak dapat diceritakan satu-persatu.
Bendera PAPA Team berlambangkan mata yang memandang alam dengan komposisi warna Putih, Hitam, Biru, Merah, Hijau dan Kuning yang memiliki makna tersendiri (Tertuang dalam buku anggtota PAPA Team).
Sampai saat ini sudah banyak orang yang pernah menjelajah dengan PAPA Team, PAPA Team memiliki anggota dan teman PAPA Team (dijelaskan dalam AD/ART PAPA Team).
PAPA Team melakukan perekrutan anggota dan teman PAPA Team hanya pada saat dibutuhkannya penerus baru, PAPA Team telah beberapa kali melakukan perekrutan anggota yang terpilih tidak pernah lebih dari 5 orang karena PAPA Team berangkat dari ketulusan hati mencari penerus yang setia dan berjiwa besar bukan untuk mencari penghidupan dari anggotanya. Anggota dan organisasi PAPA Team adalah independent dan tidak terika.
APA SAJA KEGIATAN PAPA TEAM
»Pendakian
»Hiking dan kemping
»Pengijauan
»Menyuarakan Hijau Alamku
»Lomba Lintas Alam Tapanuli Selatan 1 DAN 2
»Mengekplor keindahan alam dan menemukan objek alam yang menarik.
»Mengajarkan teknik Survive DLL
"Begitulah organisasi PAPA Team yang sederhana berawal dari angan-angan para pemuda lugu yang tidak tahu alam namun memiliki rasa ingin tahu yang besa sampai sekarang PAPA Team memberikan yang terindah dari alam dan terkesan apa adanya"
Tidak semua pecinta/penjelajah alam mempunyai kesempatan bergabung dengan PAPA Team dikarenakan waktu yang minim.
#PAPA Team yang dari dulu menjelajah dengan jalan kaki, naik angkot ke angkot dan bertanya kesana kesini untuk sampai ke tujuan#
SEARCH PAPA TEAM PADANGSIDIMPUAN IN:
- Google
- Facebook
- Youtube
=JAYALAH TERUS PAPA TEAM JADILAH PANDU BAGI PENJELAJAH ALAM DI KOTA PADANGSIDIMGUAN=
Selasa, 18 Februari 2014
Puisi *Seandainya Semua Fana*
seandainya~ semua menghilang
tidak ada dunia yg fana
masa kecil tdk pernah ada
semua masa dan benda hanya angan2
semua yg dianggap setia tdak ada lagi
tentu rencna esok hari tdak pernh trpikir
berawal dari tidak ada
dan brakhir tidak ada pula
mata mulai mengantuk
menghantarkan pikiran ke tempatnya yang
fana
dansemua sirna
By Arjuna
Minggu, 16 Februari 2014
Telah Hadir Radio Arrisalah di 95.7fm
Telah hadir Radio Arrisalah di 95.7fm dan dipancar luaskan kembali melalui Radio Salam 107.8fm, (untuk wilayah Tanjung Anom-Pancur Batu dan sekitarnya).
Telephon On Air: (061) 7943 666 atau 085297239599
SMS: 085270228090
Facebook: Radio-Arrisalah Medan
Live Streaming: -www.arrisalahfm.com
www.radioarrisalah.blogspot.com
Sabtu, 15 Februari 2014
"Negeriku Merajuk"
"Negeriku Merajuk"
Negeriku tengah berdiam, Negeriku ingin melhat usaha penghuninya untk sadar & sabar
Negeriku tidak lg nyaman dgn penghuninya
Negeriku kini butuh perhatian dan dia merajuk dari serakahnya TANGAN DI BAWAH selama ini tanpa ada usaha balas jasa
Negeriku juga butuh RESTORASI
Negeriku mengeneralisir semua manusia dan akhirnya semua merasakan akibat tangan serakah segelintir orang.
Jangan merajuk lg Negeriku
Jangan sakiti lg dirimu demi mendapatkan sedikit perhatian para pemimpin Negeri ini.
By Arjuna Hiqmah Lubis
15-2-2014
Nntuk Negeriku yang tengah ditimpa bencana alam dimana-mana.
Selasa, 11 Februari 2014
Arjuna Hanya Pendaki Gunung Dari Kota Padangsidimpuan Sumatera Utara yang masih belajar, sederhana dan sering mendaki, menjelajah, kemping, hiking menyuarakan peduli lingkungan di Tanah Tapanuli
jArjuna Hiqmah Lubis hanyalah seorang penjelajah alam yang mempunyai keinginan yang besar untuk mendaki dan mengekspous setiap keindahan alam dari lembah sampai puncak-puncak gunung. Dengan modal hobbi ini Arjuna sering melakukan penjelajahan baik itu kemping maupun hiking, salah satu organisasinya adalah Persatuan Anak Penjelajah Alam kota Padangsidimpuan yang biasa disingkat Tim PAPA atau PAPA Team yang didirikan di kota Padangsidimpuan pada tanggal 26 Des. 2007 silam. Arjuna hanya pendaki sederhana dan pendaki gak bermodal (karena dibanyak pendakian yang Arjuna lakukan harus naik angkot kesana kemari sebelum memulai mendaki dan tidak jarang berjalan kaki sendirian hanya untuk menyalurkan semangatnya) namun kaya dengan semangat mencintai alam terutama alam di tanah Tapanuli Padangsidimpuan.
Minggu, 26 Januari 2014
Kebun Binatang adalah Panti Binatang "HAPUSKAN KEBUN BINATANG DARI BUMI INI"
Jumat, 08 November 2013
Tugu Pahlawan Kotanotan Sumatera Utara
Tugu Pahlawan Kotanotan Sumatera Utara yang tidak jauh dari Pasar Kotanopan ini mengingatkan kembali perjuangan para pahlawan mengusir penjajah dan membangkitkan rasa nasionalisme anak bangsa. Dengan adanya tugu pahlawan ini semoga rasa cinta tanah air kepada Indonesi semakin kuat!
Menara Masjid Raya Al-Abror Kota Padangsidimpuan yang tidak kunjung selesai
melihat menara masjid yg tidak kunjung selesai pembangunannya membuat banyak pertanyaan bagi masyarakat kota Padangsidimpuan. Dan model konstruksi menara yang telah dapat dilihat dari bentuknya ing memberikan banyak argumen masyarakat yang mengatakan menara masjid Al-Abror Padangsidimpuan tidak sesuai dengan model masjidnya. Semoga pembangunan menara ini dapat segera diselesaikan dan mendapatkan tanggapan yang positif dari semua kalangan.
Sabtu, 26 Oktober 2013
Organisasi Pecinta Alam Apa Saja Yang Ada Di Kota Padangsidimpuan? "VERSI TAPANULI NADEGES"
Di kota Padangsidimpuan banyak terdapat organisasi yang bergerak di bidang penjelajahan alam. Melihat kota Padangsidimpuan yang dikelilingi perbukitan dan alam yang masih terbilang hijau maka para remaja Sidimpuan senang berlibur dengan menikmati suasana alam, apalagi komunitasnya sudah sangat banyak tentu dapat memberikan hal positif untuk alam di sekitar Padangsidimpuan. Adapun beberapa organisasi Alam yang saya ketahui di kota Padangsidimpuan adalah sebagai berikut:
Disusun mulai dari awal berdirinya organisasi:
1. PAPA Team kota Padangsidimpuan, singkatan (Persatuan Anak Penjelajah Alam), berdiri sejak tahun 2007.
2. MAPASTA, singkatan dari (Mahasiswa Pecinta Alam Semesta), berdiri sejak 2009.
3. KOMPEL UMTS, singkatan dari (Komunitas Pecinta Alam Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan), yang berdiri sekitar tahu 2010.
4. MAPALA STKIP Tapanuli Selatan, singkataan dari (Mahasiswa Pecinta Alam), yang berdiri sekitar tahun 2011.
5. ADVENTURE GIRL, ini khusus gadis-gadis petualang yang berdiri sekitar tahun 2013.
6. S O N, singkatan dari (Soul Of Natural) organisasi ini pada umumnya merekrut anak SMA sederajat berdiri sekitar tahun 2013.
Itulah beberapa organisasi Alam di kota Padangsidimpuan, semoga semakin banyak lagi organisasi penggiat alam yang tumbuh dan tetap menyuarakan restorasi alam demi kebaikan bersama.
Rabu, 21 Agustus 2013
Sebutan Batak Menjadi Pemersatu Sub Batak
BATAK TOBA DAN TAPANULI
Batak Toba merupakan sub suku Batak.
Selain Batak Toba, sub suku Batak yaitu
Simalungun, Karo, Pakpak-Dairi dan
Mandailing-Angkola. Masing-masing sub-
suku mendiami wilayah tertentu, mempunyai
adat istiadat, tradisi, bahasa, aksara dan
kepercayaan dengan ciri tersendiri,
meskipun diantaranya terdapat persamaan
atau kemiripan satu sama lain.
Batak Toba mempunyai banyak persamaan
di dalam adat budaya maupun bahasa
dengan Batak Simalungun. Antara Batak
Toba dengan Batak Mandailing-Angkola
mempunyai banyak persamaan di dalam
bahasa. Yang tampak menonjol perbedaan
antara sub suku Batak adalah Batak Karo
dan Batak Pakpak.
Batak kadangkala disebut juga suku
Tapanuli, berdasarkan wilayah geografis
tempat tinggalnya, tetapi sekarang ini sudah
jarang dipergunakan. Apalagi dengan
pemekaran kabupaten Tapanuli menjadi
beberapa kabupaten tanpa nama “Tapanuli”
seperti Kabupaten Tobasa (Toba Samosir),
Humbahas (Humbang Hasundutan)
menyebabkan kebiasaan tersebut perlahan-
lahan memudar.
Tapanuli berasal dari kata “tapian” dan
“nauli”. “Tapian” artinya air dan “nauli”
artinya yang elok, indah, cantik. Tapanuli
adalah wilayah yang berada di sekitar Danau
Toba, memiliki banyak mata air, sungai dan
danau. Di tengah Danau Toba terdapat
Pulau Samosir dan di tengah Pulau Samosir
terdapat danau, bernama Danau Sidihoni.
Selanjutnya jika dikatakan Batak, maka
identik dengan Batak Toba. Dewasa ini sub
suku Batak lainnya lebih sering disebut
sebagai “orang” atau “suku” Simalungun,
Karo, Pakpak-Dairi atau Mandailing-Angkola
karena keunikan dan kekhasan masing-
masing. Tetapi ketika di perantauan atau
berada jauh dari lingkungan sukunya
beberapa di antaranya mengidentifikasi
sebagai Batak, dengan menyebut suku Batak
Karo, Batak Pakpak-Dairi atau Batak
Mandailing-Angkola kepada pihak lain.
dikutip dari sini.
Arti Dalihan Natolu bagi masyarakat Tapanuli
Dalihan Na Tolu adalah filosofis atau
wawasan sosial-kulturan yang menyangkut
masyarakat dan budaya Batak.[1] Dalihan
Natolu menjadi kerangka yang meliputi
hubungan-hubungan kerabat darah dan
hubungan perkawinan yang mempertalikan
satu kelompok.[2] Dalam adat batak, Dalihan
Natolu ditentukan dengan adanya tiga
kedudukan fungsional sebagai suatu
konstruksi sosial yang terdiri dari tiga hal yang
menjadi dasar bersama. Ketiga tungku
tersebut adalah:
Pertama, Somba Marhulahula/semba/
hormat kepada keluarga pihak Istri.[3]
Kedua, Elek Marboru (sikap membujuk/
mengayomi wanita)[3]
Ketiga, Manat Mardongan Tubu (bersikap
hati-hati kepada teman semarga)[3]
Latar Belakang Pemakaian Istilah “Dalihan
Na Tolu”
Dalihan Na Tolu artinya tungku yang berkaki
tiga, bukan berkaki empat atau lima.[3]
Tungku yang berkaki tiga sangat
membutuhkan keseimbangan yang mutlak. Jika
satu dari ketiga kaki tersebut rusak, maka
tungku tidak dapat digunakan. Kalau kaki lima,
jika satu kaki rusak masih dapat digunakan
dengan sedikit penyesuaian meletakkan
beban, begitu juga dengan tungku berkaki
empat.[3] Tetapi untuk tungku berkaki tiga, itu
tidak mungkin terjadi. Inilah yang dipilih
leluhur suku batak sebagai falsafah hidup
dalam tatanan kekerabatan antara sesama
yang bersaudara, dengan hulahula dan boru.
Perlu keseimbangan yang absolut dalam
tatanan hidup antara tiga unsur. Untuk
menjaga keseimbangan tersebut kita harus
menyadari bahwa semua orang akan pernah
menjadi hula-hula, pernah menjadi boru, dan
pernah menjadi dongan tubu.
↑Kembali ke bagian sebelumnya
Dalihan Na Tolu
Dalihan Natolu menjadi kerangka yang
meliputi hubungan-hubungan kerabat darah
dan hubungan perkawinan yang
mempertalikan satu kelompok.[2] Dalam adat
batak, Dalihan Natolu ditentukan dengan
adanya tiga kedudukan fungsional sebagai
suatu konstruksi sosial yang terdiri dari tiga
hal yang menjadi dasar bersama, ketiga hal
tersebut:
1. Somba Marhulahula: ada yang
menafsirkan pemahaman ini menjadi
“menyembah hul-hula, namun ini tidak
tepat. Memang benar kata Somba, yang
tekananya pada som berarti menyembah,
akan tetapi kata Somba di sini tekananya
ba yang adalah kata sifat dan berarti
hormat. Sehingga Somba marhula-hula
berarti hormat kepada Hula-hula.[1]
Hula-hula adalah kelompok marga istri,
mulai dari istri kita, kelompok marga ibu
(istri bapak), kelompok marga istri
opung, dan beberapa generasi; kelompok
marga istri anak, kelompok marga istri
cucu, kelompok marga istri saudara dan
seterusnya dari kelompok dongan tubu.
[3] Hula-hula ditengarai sebagai sumber
berkat. Hulahula sebagai sumber
hagabeon/keturunan. Keturunan
diperoleh dari seorang istri yang berasal
dari hulahula. Tanpa hulahula tidak ada
istri, tanpa istri tidak ada keturunan.[3]
2. Elek Marboru/lemah lembut tehadap
boru/ perempuan. Berarti rasa sayang
yang tidak disertai maksud tersembunyi
dan pamrih.[4] Boru adalah anak
perempuan kita, atau kelompok marga
yang mengambil istri dari anak kita(anak
perempuan kita). Sikap lemah lembut
terhadap boru perlu, karena dulu borulah
yang dapat diharapkan membantu
mengerjakan sawah di ladang.[3] tanpa
boru, mengadakan pesta suatu hal yang
tidak mungkin dilakukan.
3. Manat mardongan tubu/sabutuha, suatu
sikap berhati-hati terhadap sesama
marga untuk mencegah salah paham
dalam pelaksanaan acara adat. Hati–hati
dengan teman semarga. Kata orang tua-
tua “hau na jonok do na boi marsiogoson”
yang berarti kayu yang dekatlah yang
dapat bergesekan. Ini menggambarkan
bahwa begitu dekat dan seringnya
hubungan terjadi, hingga dimungkinkan
terjadi konflik, konflik kepentingan,
kedudukan, dan lain-lain.[3]
Inti ajaran Dalihan Natolu adalah kaidah
moral berisi ajaran saling menghormati
(masipasangapon) dengan dukungan kaidah
moral: saling menghargai dan menolong.[1]
Dalihan Natolu menjadi media yang memuat
azas hukum yang objektif.
↑Kembali ke bagian sebelumnya
Lembaga Adat Dalihan Na Tolu
Di Tapanuli telah diterbitkan Perda No. 10
tahun 1990 tentang Lembaga Adat Dalihan
Natolu, yaitu suatu lembaga adat yang
dibentuk Pemda Tingkat II, sebagai lembaga
musyawarah yang mengikutsertakan para
penatua adat yang benar-benar memahami,
menguasai dan menghayati adat istiadat di
lingkungannya. (Pasal 5 dan 8 Perda No. 10
Tahun 1990).[1]
Lembaga ini memiliki tugas untuk
melaksanakan berbagai usaha/kegiatan dalam
rangka menggali, memelihara, melestarikan
dan mengembangkan kebudayaan daerah
termasuk di dalamnya adat-istiadat dan
kesenian untuk tujuan pembangunan dan
sifatnya konsultatif terhadap pemerintah.
(Pasal 6 Perda No. 10 Tahun 1990).[5]
Lembaga DalihanNatolu adalah lembaga
permusyawaratan/pemufakatan adat Batak
yang dibentuk berdasarkan peranan adat
istiadat, kebudayaan, kesenian daerah, gotong
royong dan kekeluargaan.(Pasal 1 h Perda No.
10 Tahun 1990). Lembaga ini berkedudukan di
tempat Desa/Kelurahan/Kecamatandan tingkat
Kabupaten(Pasal 5 dan 7 Perda No. 10 Tahun
1990).[5]
Keanggotaan dan kepengurusan Lembaga
Adat Dalihan Natolu adalah para Penatua
Adat yang benar memahami, menguasai dan
menghayati adat istiadat.[rujukan?] Selain
itu, jelas bahwa anggota dan pengurus harus
setia dan taat kepada Pancasila dan Undang-
undang Dasar 1945 dan bertaqwa kepada
Tuhan Yang Maha Esa.
dikutip dari wikipedia
Minggu, 14 Juli 2013
UPACARA ADAT MANDAILING
Upacara Adat saat ini yang sering
dilakukan masyarakat mandailing
adalah:
(1) Upacara Adat Siriaon/Horja
Haroan Boru/Pabuat Boru (Upacara
Adat Perkawinan),
(2) Upacara Adat Siluluton/
Mambulungi (Upacara Adat Kematian)
dan
(3) Horja Siulaon (Upacara Adat
Berkarya).
Setiap masyarakat mandailing yang
sudah berumah tangga otomatis
menjadi anggota dalam melaksanakan
dalihan na tolu serta bertanggung
jawab menyelesaikan upacara adat
siriaon dan upacara adat siluluton di
tengah-tengah masyarakat adat
tersebut.
Sebelum acara adat dimulai, maka ada
perencanaan kegiatan yang namanya
horja (pekerjaan) yang
berhubungan dengan hal urusan adat
diperlukan suatu kata sepakat. Hasil
kesepakatan/ musyawarah adat
tersebut namanya domu ni tahi.
Ada 3 (tiga) Tingkatan Horja yang juga
menentukan siapa-siapa yang harus
hadir di paradatan tersebut, yaitu:
1. Horja dengan landasannya memotong
ayam.
Horja ini yang diundang hanya
kaum kerabat terdekatnya dan
undangannya cukup dengan hanya
pemberitahuan biasa saja.
2. Horja dengan landasannya memotong
kambing.
Horja ini biasanya disebut dalam
paradatan, yaitu: pangkupangi.
Yang diundang selain dari dalihan
na tolu, juga ikut serta namora
natoras di huta tersebut Raja
Pamusuk.
3. Horja dengan landasannya memotong
kerbau.
Horja ini dimana semua unsur-
unsur (lembaga-lembaga) adat
diundang, baik yang ada di huta
tersebut maupun yang ada di luar
huta, seperti Raja-Raja Torbing
Balok, Raja-Raja dari desa na
walu dan Raja Panusunan.
Makna dan filosofi Horja adalah
menunjukkan rasa syukur kepada Allah
SWT, melaksanakan, memelihara,
mengembangkan dan melestarikan
seluruh nilai-nilai leluhur yang sudah
berumur ratusan tahun, rasa
kebersamaan, rasa tolong-menolong,
rasa kegotongroyongan, saling
menghargai, saling menghormati dan
juga memberi manfaat kepada
masyarakat.
Horja Siriaon (Upacara Adat
Perkawinan).
Dalam adat istiadat perkawinan di
masyarakat Mandailing dikenal dengan
nama perkawinan manjujur, bersifat
eksogami patriarchat; artinya dimana
setelah perkawinan pihak wanita
meninggalkan clannya dan masuk ke
clan suaminya dan suaminya menjadi
kepala keluarga dan anak-anak yang
dilahirkan dari perkawinan itu akan
mengikuti clan (marga) Bapaknya.
Idealnya perkawinan adat masyarakat
Mandailing adalah antara anak
namboru dengan boru tulangnya.
Jujur maksudnya untuk menjaga
keseimbangan dari pihak keluarga
wanita atas hilangnya seorang anggota
keluarganya yang masuk menjadi
anggota keluarga suami. Pada dasarnya
benda yang akan diberikan sebagai
Jujur adalah berupa Sere atau mas
kawin dan istilah menyerahkan Uang
Jujur itu disebut Manulak Sere yang
berarti untuk masa sekarang sebagai
bantuan untuk melengkapi keperluan
pihak gadis untuk barang bawaannya
ataupun untuk tambahan biaya pesta.
Dalam proses Manulak Sere maka pihak
laki-laki membawa Batang Boban yang
telah disepakati sebelumnya kerumah
pihak perempuan.
Pelestarian Horja Mambulungi/ Horja
Siluluton (Upacara Adat Kematian).
Didalam adat istiadat Mandailing,
seorang yang pada waktu perkawinannya
dilaksanakan dengan upacara adat
perkawinan, maka pada saat
meninggalnya juga harus dilakukan
dengan upacara adat kematian terutama
dari garis keturunan Raja-Raja
Mandailing. Seorang anak keturunan
Raja, apabila ayahnya meninggal dunia
wajib mengadati (Horja Mambulungi).
Jika belum mengadati seorang anak atau
keluarganya tetap menjadi kewajiban /
utang adat bagi keluarga yang disebut
mandali di paradaton dan jika ada
yang akan menikah, tidak dibenarkan
mengadakan pesta adat perkawinanan
(horja siriaon).
Pelaksanaan Upacara Adat Kematian
dilaksanakan:
1. Pada saat penguburan.
2. Pada hari lain yang akan ditentukanm
kemudian sesuai dengan kesempatan
dan kemampuan keluarganya.
Jika dalam Horja Siriaon bendera-
bendera adat yang dipasang di
halaman menghadap keluar, maka
pada horja siluluton bendera-bendera
adat dibalik menghadap kerumah
sebagai tanda duka cita. Setelah
beberapa tahun wafatnya Partomuan
Lubis gelar Patuan Dolok III dan Suti
Nasution gelar Na Duma I, maka
diadakan upacara adat kematian
(Horja Mambulungi) di Tamiang untuk
mengucapkanbanyak terima kasih,
meminta maaf atas perbuatan yang
disengaja maupun tidak sengaja
kepada seluruh keturunan Baitang
dan masyarakat Mandailing.
Horja Siulaon (Upacara Adat Berkarya).
Horja Siulaon adalah upacara adat
memulai suatu bekerja (berkarya)
secara bersama-sama untuk
menyelesaikan suatu perkerjaan,
seperti: mendirikan rumah baru,
membuka sawah,dan lain-lain. Horja
Siulaon merupakan kearifan-kearifan
lokal (local genius) pada dasarnya
dapat dipandang sebagai landasan bagi
pembentukan jati diri suku Bangsa
secara nasional. Kearifan-kearifan lokal
itulah yang membuat budaya lokal
memiliki akar. Budaya etnik lokal
seringkali berfungsi sebagai sumber
atau acuan sebagai sumber atau acuan
bagi penciptaan-penciptaan baru. Pada
dasarnya kearifan lokal yang dapat
dilihat dengan mata (tangible), seperti
obyek-obyek budaya, warisan budaya
bersejarah dan kegiatan keagamaan
dan kearifan lokal yang tidak dapat
dilihat oleh mata (intangible) yang
berupa nilai atau makna dari suatu
obyek atau kegiatan budaya.
Kearifan lokal Mandailing adalah segala
sesuatu yang dimiliki oleh masyarakat
Mandailing di daerah tertentu yang
merupakan ciri keaslian dan kekhasan
daerah tersebut tanpa adanya
pengaruh atau unsur campuran daerah
lainnya. Pengembangan kearifan lokal
suatu daerah akan mendorong rasa
kebanggaan akan budayanya dan
sekaligus bangga terhadap daerahnya
karena telah berperan serta dalam
menyumbang pembangunan budaya
bangsa. Kearifan lokal (horja siulaon)
dapat dijadikan jembatan yang
menghubungkan masa lalu dan masa
sekarang, generasi nenek moyang
dengan generasi sekarang, demi
menyiapkan masa depan dan generasi
mendatang. Pada gilirannya, kearifan
lokal dapat dijadikan semacam simpul
perekat dan pemersatu antargenerasi.
Tujuan utama melestarikan kearifan
lokal untuk menjamin keberlangsungan
dan keberadaan dari kearifan-kearifan
lokal agar generasi terdahulu, sekarang
dan yang akan datang memiliki hak dan
kesempatan yang sama untuk
menikmati kearifan lokal yang ada.
Sumber Referensi:
1. H. Mohamad Said, Soetan Koemala
Boelan (Flora), Raja, Pemimpin
Rakyat, Wartawan, Penentang
2. Nasution, H. Pandapotan, SH, Adat
Budaya Mandailing Dalam
Tantangan Zaman, Penerbit
Forkala Prov. Sumatera Utara, 2005
dikutip dari sini.
20 Mukjizat Puasa terhadap Kesehatan Manusia
Penulis: widodo
Berbagai
penelitian telah mengungkap
adanya mukjizat puasa ditinjau
dari perpekstif medis modern.
Dalam penelitian ilmiah, tidak
ditemukan efek merugikan dari
puasa Ramadhan pada jantung,
paru, hati, ginjal, mata, profil
endokrin, hematologi dan fungsi
neuropsikiatri.
Penelitian meta analisis atau
penelitian terhadap berbagai
Abstrak Terkait ini diperoleh dari
Medline dan jurnal lokal di
negara-negara Islam 1960-2009.
Seratus tiga belas artikel yang
memenuhi kriteria untuk
pemilihan kertas dikaji secara
mendalam untuk mengidentifikasi
rincian bahan terkait.
Hasilnya, terdapat manfaat luar
biasa dan tidak disangka
sebelumnya oleh para ilmuwan
tentang adanya mukjizat puasa
Ramadhan bagi kesehatan
manusia. Meskipun puasa
Ramadhan aman untuk semua
orang sehat dan beberapa kondisi
sakit tertentu, namun dalam
keadaan penyakit tertentu
seseorang harus berkonsultasi
dengan dokter dan mengikuti
rekomendasi ilmiah.
Bulan Ramadhan adalah bulan
yang paling dinanti oleh umat
muslim. Saat itu, dianggap
sebagai bulan yang penuh berkah
dan rahmah. Semua umat muslim
yang sehat dan sudah akil balik
diwajibkan untuk berpuasa
sebulan penuh. Meskipun untuk
sebagian orang ibadah puasa
cukup berat, tetapi terdapat
keistimewaan untuk mendapatkan
hikmah dari Allah berupa
kebahagian, pahala berlipat, dan
bahkan suatu muhjizat dalam
kesehatan.
Allah berjanji akan memberikan
berkah kepada orang yang
berpuasa. Seperti ditegaskan
sabda Nabi Muhammad SAW yang
diriwayatkan oleh Ibnu Suny dan
Abu Nu'aim: "Berpuasalah maka
kamu akan sehat." Dengan
berpuasa, akan diperoleh manfaat
secara biopsikososial berupa
sehat jasmani, rohani dan sosial.
Rahasia kesehatan yang dijanjikan
dalam berpuasa inilah yang
menjadi daya tarik ilmuwan untuk
meneliti berbagai aspek
kesehatan puasa secara
psikobiologis, imunopatofisilogis
dan biomolekular.
Para pakar nutrisi dunia
mendefinisikan puasa atau
kelaparan (starvasi) sebagai
pantangan mengkonsumsi nutrisi
baik secara total atau sebagian
dalam jangka panjang atau jangka
pendek. Sedangkan konsep puasa
dalam Islam secara substansial
adalah menahan diri tidak makan,
minum dan berhubungan suami
istri mulai terbit fajar hingga
terbenam matahari dengan
disertai niat. Sehingga puasa
memiliki perbedaan dibandingkan
starvasi biasa.
Inilah 20 Mukizat Puasa
Terhadap Kesehatan Manusia
1. Keseimbangan anabolisme dan
katabolisme
Berbeda dengan kelaparan atau
starvasi dalam berbagai bentuk
dapat mengganggu kesehatan
tubuh. Namun sebaliknya, dalam
puasa ramadhan terjadi
keseimbangan anabolisme dan
katabolisme yang berakibat asam
amino dan berbagai zat lainnya
membantu peremajaan sel dan
komponennya memproduksi
glukosa darah dan mensuplai
asam amino dalam darah
sepanjang hari. Cadangan protein
yang cukup dalam hati karena
asupan nutrisi saat buka dan
sahur akan tetap dapat
menciptakan kondisi tubuh untuk
terus memproduksi protein
esensial lainnya seperti albumin,
globulin dan fibrinogen. Hal ini
tidak terjadi pada starvasi jangka
panjang, karena terjadi
penumpukan lemak dalam jumlah
besar, sehingga beresiko terjadi
sirosis hati. Sedangkan saat puasa
di bulan ramadhan, fungsi hati
masih aktif dan baik.
2. Tidak akan mengakibatkan
pengasaman dalam darah .
Kemudian juga berbeda dengan
starvasi, dalam puasa Islam
penelitian menunjukkan asam
amino teroksidasi dengan pelan
dan zat keton tidak meningkat
dalam darah sehingga tidak akan
mengakibatkan pengasaman
dalam darah.
3. Tidak berpengaruh pada sel
darah manusia
Dalam penelitian, saat puasa
tidak berpengaruh pada sel darah
manusia & tidak terdapat
perbedaan jumlah retikulosit,
volume sel darah merah serta
rata-rata konsentrasi hemoglobin
(MCH, MCHC) dibandingkan
dengan orang yang tidak
berpuasa.
4. Puasa pada penderita diabetes
tipe 2 tidak berpengaruh
Puasa ramadhan pada penderita
diabetes tipe 2 tidak berpengaruh
dan tidak terdapat perbedaan
protein gula, protein glikosilat
dan hemoglobin glikosilat. Namun
pada penderita diabetes tipe
tertentu sebaiknya harus
berkonsultasi dengan dokter bila
hendak berpuasa. Diantaranya
adalah penderita diabetes
dengan keton meningkat, sedang
hamil, usia anak atau komplikasi
lain seperti gagal ginjal dan
jantung.
5. Pengaruh pada Ibu hamil dan
menyusui
Terdapat sebuah penelitian puasa
pada ibu hamil, ibu menyusui,
dan kelompok tidak hamil dan
tidak menyusui di perkampungan
Afika Barat. Ternyata dalam
penelitian tersebut disimpulkan
tidak terdapat perbedaan kadar
glukosa serum, asam lemak bebas,
trigliserol, keton, beta hidroksi
butirat, alanin, insulin, glucagon
dan hormon tiroksin.
6. Pengaruh pada janin saat ibu
hami berpuasa
Penelitian di Departemen Obstetri
dan Ginekologi dari Gaziantep
University Hospital, terhadap 36
wanita sehat dengan kehamilan
tanpa komplikasi berturut-turut
dari 20 minggu atau lebih, yang
berpuasa selama bulan
Ramadhan untuk mengevaluasi
efek Ramadan pada janin,
pengukuran Doppler
ultrasonografi dalam peningkatan
diameter biparietal janin (BPD),
peningkatan panjang tulang paha
janin (FL), meningkatkan berat
badan diperkirakan janin (EFBW),
profil biofisik janin (BPP), indeks
cairan amnion (AFI), dan rasio
arteri umbilikalis sistol / diastol
(S / D) rasio.
Kortisol serum ibu, trigliserida,
kolesterol total, low-density
lipoprotein (LDL), high density
lipoprotein (HDL), very Low
density lipoprotein (VLDL), dan
LDL / HDL rasio juga dievaluasi
sebelum dan sesudah Ramadhan.
Hasil penelitian menunjukkan,
tidak ada perbedaan signifikan
yang ditemukan antara kedua
kelompok untuk usia janin, berat
badan ibu, perperkiraan kenaikan
berat badan janin (EFWG), BPP
janin, AFI, dan rasio arteri
umbilikalis S / D.
7. Penurunan glukosa dan berat
badan
Studi kohort dilakukan pada 81
mahasiswa Universitas Teheran of
Medical Sciences saat berpuasa.
Dilakukan evaluasi berat badan,
indeks massa tubuh (BMI),
glukosa, trigliserida (TG),
kolesterol, lipoprotein densitas
rendah (LDL), high density
lipoprotein (HDL), dan Very Low
density lipoprotein (VLDL),
sebelum dan sesudah Ramadhan.
Studi ini menunjukkan bahwa
puasa Ramadhan menyebabkan
penurunan glukosa dan berat
badan. Meskipun ada penurunan
yang signifikan dalam frekuensi
makan, peningkatan yang
signifikan dalam LDL dan
penurunan HDL tercatat pada
bulan Ramadhan. Tampaknya efek
puasa Ramadhan pada tingkat
lipid dalam darah mungkin
berkaitan erat dengan pola makan
gizi atau respon kelaparan
biokimia.
8. Pengaruh pada fungsi kelenjar
gondok
Ketika berpuasa ternyata juga
terbukti tidak berpengaruh pada
fungsi kelenjar gondok manusia.
Hasil penelitian menunjukkan
bahwa tidak terdapat perbedaan
kadar plasma tiroksin (TS),tiroksin
bebas, tironin triyodium dan
hormon perangsang gondok (TSH)
pada penderita laki-laki yang
berpuasa.
9. Pengaruh pada hormon
virgisteron
Sedangkan pada penelitian
hormon wanita tidak terjadi
gangguan pada hormon
virgisteron saat melaksanakan
puasa. Tetapi, 80% populasi
penelitian menunjukkan
penurunan hormon prolaktin.
Penelitian ini menunjukkan
harapan baru bagi penderita
infertilitas atau kemandulan
wanita yang disebabkan
peningkatan hormon prolaktin.
Sehingga saat puasa, wanita tetap
berpeluang besar untuk tetap
pada kondisi subur.
10. Bermanfaat Bagi Jantung
Beberapa penelitian menyebutkan
sebenarnya tidak terdapat
perbedaan yang mencolok saat
berpuasa dibandingkan saat tidak
berpuasa. Puasa Ramadhan tidak
mempengaruhi secara drastis
metabolisme lemak, karbohidrat
dan protein. Meskipun terjadi
peningkatan serum uria dan asam
urat sering terjadi saat terjadi
dehidrasi ringan saat puasa. Saat
berpuasa ternyata terjadi
peningkatan HDL dan apoprotein
alfa1. Penurunan LDL sendiri
ternyata sangat bermanfaat bagi
kesehatan jantung dan pembuluh
darah. Beberapa penelitian
"chronobiological" menunjukkan
saat puasa Ramadhan
berpengaruh terhadap ritme
penurunan distribusi sirkadian
dari suhu tubuh, hormon kortisol,
melatonin dan glisemia. Berbagai
perubahan yang meskipun ringan
tersebut tampaknya juga
berperan bagi peningkatan
kesehatan manusia.
11. Memperbaiki dan
merestorasi fungsi dan kinerja
sel
Saat puasa terjadi perubahan dan
konversi yang masif dalam asam
amino yang terakumulasi dari
makanan, sebelum didistribusikan
dalam tubuh terjadi format ulang.
Sehingga, memberikan
kesempatan tunas baru sel untuk
memperbaiki dan merestorasi
fungsi dan kinerjanya. Pola makan
saat puasa dapat mensuplai asam
lemak dan asam amino penting
saat makan sahur dan berbuka.
Sehingga terbentuk tunas-tunas
protein , lemak, fosfat, kolesterol
dan lainnya untuk membangun
sel baru dan membersihkan sel
lemak yang menggumpal di dalam
hati. Jumlah sel yang mati dalam
tubuh mencapai 125 juta
perdetik, namun yang lahir dan
meremaja lebih banyak lagi.
12. Sangat efektif meningkatkan
konsentrasi urin dalam ginjal
serta meningkatkan kekuatan
osmosis urin
Penghentian konsumsi air selama
puasa sangat efektif
meningkatkan konsentrasi urin
dalam ginjal serta meningkatkan
kekuatan osmosis urin hingga
mencapai 1000 sampai 12.000 ml
osmosis/kg air. Dalam keadaan
tertentu hal ini akan memberi
perlindungan terhadap fungsi
ginjal. Kekurangan air dalam
puasa ternyata dapat
meminimalkan volume air dalam
darah. Kondisi ini berakibat
memacu kinerja mekanisme lokal
pengatur pembuluh darah dan
menambah prostaglandin yang
pada akhirnya memacu fungsi dan
kerja sel darah merah.
13. Dalam keadaan puasa
ternyata dapat meningkatkan
sistem kekebalan tubuh
Penelitian menunjukkan saat
puasa terjadi peningkatan limfosit
hingga sepuluh kali lipat. Kendati
keseluruhan sel darah putih tidak
berubah ternyata sel T mengalami
kenaikkan pesat. Pada penelitian
terbaru menunjukkan bahwa
terjadi penurunan kadar apo-
betta, menaikkan kadar apo-alfa1
dibandingkan sebelum puasa.
Kondisi tersebut dapat
menjauhkan serangan penyakit
jantung dan pembuluh darah.
14. Penurunan berbagai hormon
salah satu rahasia hidup jangka
panjang
Penelitian endokrinologi
menunjukkan bahwa pola makan
saat puasa yang bersifat rotatif
menjadi beban dalam asimilasi
makanan di dalam tubuh.
Keadaan ini mengakibatkan
penurunan pengeluaran hormon
sistem pencernaan dan insulin
dalam jumlah besar. Penurunan
berbagai hormon tersebut
merupakan salah satu rahasia
hidup jangka panjang.
15. Bermanfaat dalam
pembentukan sperma
Manfaat lain ditunjukan dalam
penelitian pada kesuburan laki-
laki. Dalam penelitian tersebut
dilakukan penelitian pada hormon
testoteron, prolaktin, lemotin, dan
hormon stimulating folikel (FSH),
Ternyata hasil akhir kesimpulan
penelitian tersebut puasa
bermanfaat dalam pembentukan
sperma melalui perubahan
hormon hipotalamus-pituatari
testicular dan pengaruh kedua
testis.
16. Bermanfaat untuk penderita
radang persendian (encok) atau
rematoid arthritis
Manfaat lain yang perlu
penelitian lebih jauh adalah
pengaruh puasa pada
membaiknya penderita radang
persendian (encok) atau rematoid
arthritis. Parameter yang diteliti
adalah fungsi sel penetral
(netrofil) dan progresifitas klinis
penderita. Penelitian tersebut
menyimpulkan bahwa terdapat
korelasi antara membaiknya
radang sendi dan peningkatan
kemampuan sel penetral dalam
membasmi bakteri.
17. Memperbaiki hormon
testoteron dan performa seksual
Dalam sebuah jurnal endokrin
dan metabolisme dilaporkan
penelitian puasa dikaitkan
dengan hormon dan kemampuan
seksual laki-laki. Penelitian
tersebut mengamati kadar
hormon kejantanan (testoteron),
perangsang kantung (FSH) dan
lemotin (LH). Terjadi perubahan
kadar berbagai hormon tersebut
dalam tiap minggu. Dalam tahap
awal didapatkan penurunan
hormon testoteron yang berakibat
penurunan nafsu seksual tetapi
tidak menganggu jaringan
kesuburan. Namun hanya bersifat
sementara karena beberapa hari
setelah puasa hormon testoteron
dan performa seksual meningkat
pesat melebihi sebelumnya
18. Memperbaiki kondisi mental
secara bermakna
Seorang peneliti diMoskow
melakukan penelitian pada seribu
penderita kelainan mental
termasuk skizofrenia. Ternyata
dengan puasa sekitar 65%
terdapat perbaikan kondisi
mental yang bermakna. Berbagai
penelitian lainnya menunjukkan
ternyata puasa Ramadhan juga
mengurangi risiko kompilkasi
kegemukan, melindungi tubuh
dari batu ginjal, meredam gejolak
seksual kalangan muda dan
penyakit lainnya yang masih
banyak lagi.
19. Peningkatan komunikasi
psikososial baik dengan Allah
dan sesama manusia
Manfaat puasa bagi kehidupan
psikososial memegang peranan
penting dalam kesehatan
manusia. Dalam bulan puasa
terjadi peningkatan komunikasi
psikososial baik dengan Allah dan
sesama manusia. Hubungan
psikologis berupa komunikasi
dengan Allah akan meningkat
pesat, karena puasa adalah bulan
penuh berkah. Setiap doa dan
ibadah akan berpahala berlipat
kali dibandingkan biasanya.
Bertambahnya kualitas dan
kuantitas ibadah di bulan puasa
akan juga meningkatkan
komunikasi sosial dengan sesama
manusia baik keluarga, saudara
dan tetangga akan lebih sering.
Berbagai peningkatan ibadah
secara langsung akan
meningkatkan hubungan dengan
Pencipta dan sesamanya ini akan
membuat jiwa lebih aman, teduh,
senang, gembira, puas serta
bahagia.
20. Menurunkan adrenalin
Keadaan psikologis yang tenang,
teduh dan tidak dipenuhi rasa
amarah saat puasa ternyata dapat
menurunkan adrenalin. Saat
marah terjadi peningkatan jumlah
adrenalin sebesar 20-30 kali lipat.
Adrenalin akan memperkecil
kontraksi otot empedu,
menyempitkan pembuluh darah
perifer, meluaskan pembuluh
darah koroner, meningkatkan
tekanan darah arterial dan
menambah volume darah ke
jantung dan jumlah detak
jantung. Adrenalin juga
menambah pembentukan
kolesterol dari lemak protein
berkepadatan rendah. Berbagai
hal tersebut ternyata dapat
meningkatkan resiko penyakit
pembuluh darah, jantung dan
otak seperti jantung koroner,
stroke dan lainnya.
Berbagai kajian ilmiah melalui
penelitian medis telah
menunjukkan bahwa ternyata
puasa sebulan penuh saat bulan
ramadhan bermanfaat sangat luar
biasa bagi tubuh manusia.
Sebaliknya banyak penelitian
menunjukkan bahwa puasa
berbeda dengan starvasi biasa,
secara umum tidak akan
mengganggu tubuh manusia.
Dalam mencermati temuan ilmiah
tersebut akan lebih diyakini
bahwa berkah kesehatan yang
dijanjikan dalam berpuasa
ternyata bukan sekedar teori dan
opini. Manfaat puasa bagi
kesehatan sebagian telah terbukti
secara ilmiah. Wajar saja, bahwa
puasa adalah saat yang paling
dinantikan oleh kaum muslim
karena memang terbukti secara
ilmiah menjanjikan berkah dan
mukjizat dalam kesehatan
manusia.
dikutip dari kompas.com
Jumat, 12 Juli 2013
Asal Mula Danau Si Losung Dan Si Pinggan
Alkisah, pada zaman dahulu di daerah Silahan,
Tapanuli Utara, hiduplah sepasang suami-istri
yang memiliki dua orang anak laki-laki. Yang
sulung bernama Datu Dalu, sedangkan yang
bungsu bernama Sangmaima. Ayah mereka
adalah seorang ahli pengobatan dan jago
silat. Sang Ayah ingin kedua anaknya itu
mewarisi keahlian yang dimilikinya. Oleh
karena itu, ia sangat tekun mengajari mereka
cara meramu obat dan bermain silat sejak
masih kecil, hingga akhirnya mereka tumbuh
menjadi pemuda yang gagah dan pandai
mengobati berbagai macam penyakit.
Pada suatu hari, ayah dan ibu mereka pergi ke
hutan untuk mencari tumbuhan obat-obatan.
Akan tetapi saat hari sudah menjelang sore,
sepasang suami-istri itu belum juga kembali.
Akhirnya, Datu Dalu dan adiknya memutuskan
untuk mencari kedua orang tua mereka.
Sesampainya di hutan, mereka menemukan
kedua orang tua mereka telah tewas diterkam
harimau.
Dengan sekuat tenaga, kedua abang-adik itu
membopong orang tua mereka pulang ke
rumah. Usai acara penguburan, ketika hendak
membagi harta warisan yang ditinggalkan oleh
orang tua mereka, keduanya baru menyadari
bahwa orang tua mereka tidak memiliki harta
benda, kecuali sebuah tombak pusaka.
Menurut adat yang berlaku di daerah itu,
apabila orang tua meninggal, maka tombak
pusaka jatuh kepada anak sulung. Sesuai
hukum adat tersebut, tombak pusaka itu
diberikan kepada Datu Dalu, sebagai anak
sulung.
Pada suatu hari, Sangmaima ingin meminjam
tombak pusaka itu untuk berburu babi di
hutan. Ia pun meminta ijin kepada abangnya.
“Bang, bolehkah aku pinjam tombak pusaka
itu?”
“Untuk keperluan apa, Dik?”
“Aku ingin berburu babi hutan.”
“Aku bersedia meminjamkan tombak itu,
asalkan kamu sanggup menjaganya jangan
sampai hilang.”
“Baiklah, Bang! Aku akan merawat dan
menjaganya dengan baik.”
Setelah itu, berangkatlah Sangmaima ke
hutan. Sesampainya di hutan, ia pun melihat
seekor babi hutan yang sedang berjalan
melintas di depannya. Tanpa berpikir panjang,
dilemparkannya tombak pusaka itu ke arah
binatang itu. “Duggg…!!!” Tombak pusaka itu
tepat mengenai lambungnya. Sangmaima pun
sangat senang, karena dikiranya babi hutan itu
sudah roboh. Namun, apa yang terjadi?
Ternyata babi hutan itu melarikan diri masuk
ke dalam semak-semak.
“Wah, celaka! Tombak itu terbawa lari, aku
harus mengambilnya kembali,” gumam
Sangmaima dengan perasaan cemas.
Ia pun segera mengejar babi hutan itu, namun
pengejarannya sia-sia. Ia hanya menemukan
gagang tombaknya di semak-semak.
Sementara mata tombaknya masih melekat
pada lambung babi hutan yang melarikan diri
itu. Sangmaima mulai panik.
“Waduh, gawat! Abangku pasti akan marah
kepadaku jika mengetahui hal ini,” gumam
Sangmaima.
Namun, babi hutan itu sudah melarikan diri
masuk ke dalam hutan. Akhirnya, ia pun
memutuskan untuk kembali ke rumah dan
memberitahukan hal itu kepada Abangnya.
“Maaf, Bang! Aku tidak berhasil menjaga
tombak pusaka milik Abang. Tombak itu
terbawa lari oleh babi hutan,” lapor
Sangmaima.
“Aku tidak mau tahu itu! Yang jelas kamu
harus mengembalikan tombok itu, apa pun
caranya,” kata Datu Dalu kepada adiknya
dengan nada kesal.”
Baiklah, Bang! Hari ini juga aku akan
mencarinya,” jawab Sangmaima.
“Sudah, jangan banyak bicara! Cepat
berangkat!” perintah Datu Dalu.
Saat itu pula Sangmaima kembali ke hutan
untuk mencari babi hutan itu. Pencariannya
kali ini ia lakukan dengan sangat hati-hati. Ia
menelesuri jejak kaki babi hutan itu hingga ke
tengah hutan. Sesampainya di tengah hutan,
ia menemukan sebuah lubang besar yang
mirip seperti gua. Dengan hati-hati, ia
menyurusi lubang itu sampai ke dalam.
Alangkah terkejutnya Sangmaima, ternyata di
dalam lubang itu ia menemukan sebuah istana
yang sangat megah.
“Aduhai, indah sekali tempat ini,” ucap
Sangmaima dengan takjub.
“Tapi, siapa pula pemilik istana ini?” tanyanya
dalam hati.
Oleh karena penasaran, ia pun memberanikan
diri masuk lebih dalam lagi. Tak jauh di
depannya, terlihat seorang wanita cantik
sedang tergeletak merintih kesakitan di atas
pembaringannya. Ia kemudian
menghampirinya, dan tampaklah sebuah mata
tombak menempel di perut wanita cantik itu.
“Sepertinya mata tombak itu milik Abangku,”
kata Sangmaima dalam hati. Setelah itu, ia
pun menyapa wanita cantik itu.
“Hai, gadis cantik! Siapa kamu?” tanya
Sangmaima.
“Aku seorang putri raja yang berkuasa di
istana ini.”
“Kenapa mata tombak itu berada di perutmu?”
“Sebenarnya babi hutan yang kamu tombak itu
adalah penjelmaanku.”
“Maafkan aku, Putri! Sungguh aku tidak tahu
hal itu.”
“Tidak apalah, Tuan! Semuanya sudah
terlanjur. Kini aku hanya berharap Tuan bisa
menyembuhkan lukaku.”
Berbekal ilmu pengobatan yang diperoleh dari
ayahnya ketika masih hidup, Sangmaima
mampu mengobati luka wanita itu dengan
mudahnya. Setelah wanita itu sembuh dari
sakitnya, ia pun berpamitan untuk
mengembalikan mata tombak itu kepada
abangnya.
Abangnya sangat gembira, karena tombak
pusaka kesayangannya telah kembali ke
tangannya. Untuk mewujudkan kegembiraan
itu, ia pun mengadakan selamatan, yaitu pesta
adat secara besar-besaran. Namun sayangnya,
ia tidak mengundang adiknya, Sangmaima,
dalam pesta tersebut. Hal itu membuat
adiknya merasa tersinggung, sehingga adiknya
memutuskan untuk mengadakan pesta sendiri
di rumahnya dalam waktu yang bersamaan.
Untuk memeriahkan pestanya, ia mengadakan
pertunjukan dengan mendatangkan seorang
wanita yang dihiasi dengan berbagai bulu
burung, sehingga menyerupai seekor burung
Ernga. Pada saat pesta dilangsungkan, banyak
orang yang datang untuk melihat pertunjukkan
itu.
Sementara itu, pesta yang dilangsungkan di
rumah Datu Dalu sangat sepi oleh pengunjung.
Setelah mengetahui adiknya juga
melaksanakan pesta dan sangat ramai
pengunjungnya, ia pun bermaksud meminjam
pertunjukan itu untuk memikat para tamu agar
mau datang ke pestanya.
“Adikku! Bolehkah aku pinjam pertunjukanmu
itu?”
“Aku tidak keberatan meminjamkan
pertunjukan ini, asalkan Abang bisa menjaga
wanita burung Ernga ini jangan sampai
hilang.”
“Baiklah, Adikku! Aku akan menjaganya
dengan baik.”
Setelah pestanya selesai, Sangmaima segera
mengantar wanita burung Ernga itu ke rumah
abangnya, lalu berpamitan pulang. Namun, ia
tidak langsung pulang ke rumahnya, melainkan
menyelinap dan bersembunyi di langit-langit
rumah abangnya. Ia bermaksud menemui
wanita burung Ernga itu secara sembunyi-
sembunyi pada saat pesta abangnya selesai.
Waktu yang ditunggu-tunggu pun tiba. Pada
malam harinya, Sangmaima berhasil menemui
wanita itu dan berkata:
“Hai, Wanita burung Ernga! Besok pagi-pagi
sekali kau harus pergi dari sini tanpa
sepengetahuan abangku, sehingga ia mengira
kamu hilang.”
“Baiklah, Tuan!” jawab wanita itu.
Keesokan harinya, Datu Dalu sangat terkejut.
Wanita burung Ernga sudah tidak di kamarnya.
Ia pun mulai cemas, karena tidak berhasil
menjaga wanita burung Ernga itu. “Aduh,
Gawat! Adikku pasti akan marah jika
mengetahui hal ini,” gumam Datu Dalu.
Namun, belum ia mencarinya, tiba-tiba
adiknya sudah berada di depan rumahnya.
“Bang! Aku datang ingin membawa pulang
wanita burung Ernga itu.
Di mana dia?” tanya Sangmaima pura-pura
tidak tahu.
“Maaf Adikku! Aku telah lalai, tidak bisa
menjaganya. Tiba-tiba saja dia menghilang
dari kamarnya,” jawab Datu Dalu gugup.
“Abang harus menemukan burung itu,” seru
Sangmaima.
“Dik! Bagaimana jika aku ganti dengan uang?”
Datu Dalu menawarkan.
Sangmaima tidak bersedia menerima ganti
rugi dengan bentuk apapun. Akhirnya
pertengkaran pun terjadi, dan perkelahian
antara adik dan abang itu tidak terelakkan
lagi. Keduanya pun saling menyerang satu
sama lain dengan jurus yang sama, sehingga
perkelahian itu tampak seimbang, tidak ada
yang kalah dan menang.
Datu Dalu kemudian mengambil lesung lalu
dilemparkan ke arah adiknya. Namun sang
Adik berhasil menghindar, sehingga lesung itu
melayang tinggi dan jatuh di kampung
Sangmaima. Tanpa diduga, tempat jatuhnya
lesung itu tiba-tiba berubah menjadi sebuah
danau. Oleh masyarakat setempat, danau
tersebut diberi nama Danau Si Losung.
Sementara itu, Sangmaima ingin membalas
serangan abangnya. Ia pun mengambil piring
lalu dilemparkan ke arah abangnya. Datu Dalu
pun berhasil menghindar dari lemparan
adiknya, sehingga piring itu jatuh di kampung
Datu Dalu yang pada akhirnya juga menjadi
sebuah danau yang disebut dengan Danau Si
Pinggan.
Demikianlah cerita tentang asal-mula
terjadinya Danau Si Losung dan Danau Si
Pinggan di daerah Silahan, Kecamatan Lintong
Ni Huta, Kabupaten Tapanuli Utara.
Cerita di atas termasuk ke dalam cerita rakyat
teladan yang mengandung pesan-pesan moral.
Ada dua pesan moral yang dapat diambil
sebagai pelajaran, yaitu agar tidak bersifat
curang dan egois.
- sifat curang. Sifat ini tercermin pada sifat
Sangmaima yang telah menipu abangnya
dengan menyuruh wanita burung Ernga pergi
dari rumah abangnya secara sembunyi-
sembunyi, sehingga abangnya mengira wanita
burung Ernga itu hilang. Dengan demikian,
abangnya akan merasa bersalah kepadanya.
- sifat egois. Sifat ini tercermin pada perilaku
Sangmaima yang tidak mau memaafkan
abangnya dan tidak bersedia menerima ganti
rugi dalam bentuk apapun dari abangnya.
note: Ernga – kumbang hijau yang menyerupai
burung, yang sangat nyaring suaranya ketika
menjerit pada waktu maghrib.
Dikutip dari sini.
Minggu, 21 April 2013
Bisnis Gratisku
Assalamualaikummm...
perkenalkan jenis bisnisku yang baru. Yaitu bisnis yg gratis buat teman-teman.
langsung ja buat teman-teman yang yang ingin:
-Burning CD => Gratis
-Scan => Gratis
gratis untuj teman-teman.. kalau burning cd teman-sediakan saja CD kosongnya nanti CD nya saya buatkan cover yg sesuai, karena setahu saya ada beberapa mahasiswa yang diwajibkan burning Skripsinya ke CD dan itu membutuhkan biaya sampai Rp 30.000.. bagi kita2 yang tidak punya yang gak punya uangkan sangat memberatkan lebih baik kita buat uangnya untuk beli makan ...
dan jika teman-teman ingin :
-editing photo &
-editing video juga gratisss
selama saya punya waktu dan fasilitas (semampu saya).
memang saya bukan orang yang pandai dalam hal ini tetapi saya ingin mencoba berbagi ilmu dan pengetahuan saya, saya yakin pekerjaan yang dikerjakan dengan ikhlas akan mendatangkan keajaiban yang tidak terduga melebihi dari bisnis yang menghasilkan uang...
orang senang dan saya mendapakan pahala,, semoga AllH meridhoi
ayoo berbisnis gratisss... sebenarnya bukan asli gratis tetapi aku mendapat pahala dari Tuhanku..........
Sabtu, 20 April 2013
Cara Mengubah Inchi ( inch ) menjadi Centimeter ( cm ) Dengan Microsoft word 2007
Cara Mengubah Inchi ( inch )
menjadi Centimeter ( cm ) Dengan
Microsoft word 2007
Cara Mengubah Dari Inchi menjadi
Centimeter ( cm ) Dengan Microsoft word
2007 – Pada tutorial kali ini saya ingin
menuliskan tentang cara mengubah inch
atau inchi menjadi centimeter atau cm
pada ms. Word 2007. Mungkin karena
penggunaan centimeter atau cm lebih sering
digunakan di Indonesia dari pada inch atau
inchi sehingga kita sering kesulitan
menggunakan satuan inch dalam keseharian.
Seperti pada saat kita sedang membuat
penulisan, khususnya mahasiswa seperti saya,
yang harus membuat penulisan dengan format
tertentu, seperti margin , indent dll dengan
satuan cm pasti akan sulit melakukannya jika
pada aplikasi ms. Word kita yang disediakan
adalah satuan inch atau yang biasa ditulis
dengan tanda kutip tersebut. Masa iya kita
harus menghitung berapa ukuran inchi yang
pas dengan ukuran cm yang harus digunakan.
Ribet banget kan?
Nah karena itu disini saya ingin membuat
sebuah artikel tentang cara mengubah inchi
menjadi cm sehingga kita bisa langsung
membuat format tersebut dengan ukuran yang
kita butuhkan. Langsung saja. Pertama kita
icon ms. Word 2007 yang ada pada sudut kiri
atas (yang bulet). Kemudian pilih Word options
(nanti akan keluar jendela dari word options
tersebut) nah setelah itu masuk ke menu
advanced, dan cari option untuk display ,
dibawahnya cari lagi pilihan ( show
measurements in unit of : ) lalu pada pilihan
tersebut kita pilih centimeters, klik ok dan
selesai. Sekarang ukuran margin di ms. Word
sobat sudah menjadi cm, bukan inch lagi.
Mudah bukan? Selain ukuran cm, ada juga
ukuran yang bisa kita gunakan, seperti mm
atau milimeter, point dan lainnya. Semua bisa
sobat pilih sesuai selera sobat.
Jika masih bingung untuk mengikuti cara
diatas, sobat bisa lihat cara mengubahkan dari
gambar di bawah ini :
Mudah? Ya iya lah, ini kan software dari
microsoft yang namanya sudah terkenal dari
kapan tau, dan tujuannya juga memang untuk
memudahkan manusia, bukan untuk
menyusahkan. Jadi ya mudah. Heheh.. sekian
dulu tips dari saya, semoga bermanfaat. :D
dikutip dari sini.
Jumat, 19 April 2013
Kisah Banjir Besar Nuh dalam Alkitab Terbukti
TEMPO.CO, London - Banjir besar yang tertulis dalam beberapa
kitab suci, Al-Quran, Injil, maupun Taurat, yang mengkisahkan
Bahtera Nuh mungkin telah benar-benar terjadi. Sisa perahu
Nabi Nuh juga pernah ditemukan di Turki.
Arkeolog air Robert Ballard, yang menemukan Titanic, mengklaim
bahwa tim peneliti telah menemukan bukti yang menunjukkan
banjir mahabesar, yang dijelaskan dalam Alkitab, ini didasarkan
pada peristiwa nyata.
Ballard menceritakan bagaimana ia menyelidiki sebuah teori
kontroversial yang diajukan oleh dua ilmuwan dari Universitas
Columbia tentang adanya banjir besar di wilayah Laut Hitam.
Dalam sebuah wawancara dengan ABC News, ia mengatakan,
sekitar 12 ribu tahun lalu, sebagian besar wilayah dunia tertutup
oleh es. Sedangkan Laut Hitam adalah danau air tawar yang
dikelilingi lahan pertanian pada saat itu.
Namun, saat gletser mulai mencair pada periode pemanasan
bumi pada 5.600 SM, air tersebut segera memenuhi lautan di
dunia. Menurut Ballard, peristiwa inilah yang kemudian
menyebabkan banjir di seluruh dunia. Air mengalir melalui Selat
Bosporus dari Turki menuju Laut Hitam.
Penelitiannya mengikuti sebuah studi yang dilakukan oleh William
Ryan dan Walter Pitman pada 1997 lalu. Mereka menggambarkan
bukti arkeologi dan antropologi bahwa banjir besar itu terjadi
selama 300 hari tanpa henti dengan 10 mil kubik air dituangkan
setiap hari.
Dalam laporan penelitian tertulis, lebih dari 60 ribu mil persegi
tanah telah tergenang. Sedangkan air naik ratusan meter
sehingga memicu hewan bermigrasi massal di seluruh Eropa.
Mereka mengklaim bahwa kekuatan air sebesar 200 kali dari air
terjun Niagara, yang menyapu seluruh permukaan daratan. Inilah
yang mengakibatkan Laut Hitam, yang semula berupa danau air
tawar yang dikelilingi lahan pertanian, menjadi air asin.
Tim menemukan sebuah pantai kuno yang dipercaya bahwa
peristiwa itu memang terjadi. "Kami pergi ke sana untuk mencari
banjir," ujar Ballard. Ia meyakininya dengan bukti perhitungan
karbon dari cangkang yang ditemukan sepanjang garis pantai,
yaitu 400 meter di bawah permukaan. Cangkang tersebut
ternyata berumur 5.000 tahun SM.
Tim Ballard juga menemukan sebuah kapal karam kuno serta
gerabah kuno. Meskipun ia tidak berpikir akan menemukan
Bahtera Nuh, tetapi ia yakin bisa menemukan bukti dari sebuah
komunitas kuno yang hanyut akibat banjir mahadahsyat itu.
Ballard, yang memimpin tim internasional menemukan
reruntuhan kapal Titanic pada 1985, bersama tim berencana
kembali ke Turki pada musim panas mendatang.
Sabtu, 06 April 2013
Taman Nasional Batang Gadis (TNBG)
TNBG meliputi kawasan seluas 108.000 hektar atau 26% dari total luas Madina yang terletak pada ketinggian 300 s/d 2.145 meter di atas permukaan laut dengan titik tertinggi puncak Gunung Sorik Merapi.
Melalui SK No 126/Menhut-II/2004 Menteri Kehutanan, TNBG disahkan sebagai Taman
Tujuan pembentukan taman nasional adalah untuk menyelamatkan satwa dan habitat alam. TNBG juga sebagai simbol pengakuan nilai-nilai kearifan lokal dalam mengelola hutan.
Salah satu kearifan tradisional masyarakat setempat ini dibuktikan dengan lubuk larangan atau naborgo-borgo atau harangan rarangan atau hutan larangan, merupakan beberapa contoh kearifan lokal yang hingga kini masih lestari.
Pembentukan ini juga sangat penting mengingat bahwa laju kerusakan hutan alam di propinsi ini sudah pada tingkat yang sangat memprihatinkan. Berdasarkan data Departemen Kehutanan pada tahun 2003, kerusakan hutan di kawasan ini mencapai 3,8 juta ha per tahun. Kerusakan hutan di Sumatera Utara sendiri mencapai 76 ribu ha per tahun dalam kurun waktu 1985 – 1998.
Sampai akhir November 2004 kerusakan hutan yang disebabkan penebangan liar (illegal logging) dan kebakaran hutan di Sumut mencapai 694.295 ha, untuk hutan lindung mencapai 207.575 ha, hutan konservasi 32.500 ha, hutan bakau 54 220 ha dan hutan produksi sekitar 400.000 ha.

Pembentukan taman nasional ini juga tidak semata-mata upaya pemerintah saja, melainkan atas jerih payah masyarakat dan kalangan lembaga swadaya masyarakat seperti, BITRA Indonesia, Conservation International Indonesia (CII), Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumut, PUSAKA Indonesia, Yayasan Leuser Lestari (YLL), Yayasan Samudra dan lain-lain.
TAPANULI NADEGES BLOGNYA ORANG TAPANULI
Tapanuli Tanah yang kaya dan masyarakatnya beradat
Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh























