Bismillahirrohmanirrohim

Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh

Kamis, 28 Maret 2013

Siapakah Pelukis Sisingamangaraja Ke-XII

Siapa sangka kalau lukisan
Sisingamangaraja XII, sang Pahlawan
Nasional yang terlampir di uang rupiahan
itu adalah lukisan imajiner. Dan
pelukisnya adalah Sibarani, karikaturis
kondang Indonesia yang dituduh oleh
Benedict R.O.G Anderson, ahli Indonesia
asal Universitas Cornell, Amerika, sebagai
yang terbesar di negeri ini.
Nah ini menurut penuturan Eka
Kurniawan lewat tulisannya di Pantau
Magz edisi Februari 2002. Ceritanya
begini, orang Batak pun ingin memiliki
pahlawan nasional seperti Tjoet Njak
Dhien, Teuku Umar dan Diponegoro. Nah
usul punya usul munculah nama
Sisingamangaraja XII. Masalahnya
sekarang, seorang pahlawan harus
memiliki sebuah potret untuk dipajang di
kantor-kantor atau disekolah-sekolah dan
Sisingamangaraja tak tak meninggalkan
sehelai foto pun dan telah mennggal jauh
di awal abad XX. Kalau sudah begini
gimana, ya?
Tersebutlah nama Sibarani yang selama
ini sering melukis potret. Sibarani merasa
terpanggil untuk bisa menghadirkan
sebuah foto pahlawan Batak tersebut
untuk disyahkan menjadi pahlawan
nasional. Seperti artis biro kriminal
kantor polisi yang tengah mereka-reka
wajah buronan tak dikenal, Sibarani
melaksankan tugasnya. Ia menggali info
dari keturunan sang pahlawan dan juga
teman-temannya seperti ayah penyair
Sitor Situmorang.
Alkisah, akhirnya lukisan
Sisingamangaraja XII seselai sudah dan
kemudian Presiden Soekarno mengesahkan
Sisingamangaraja XII sebagai pahlawan
nasional.
Tapi kemudian, setelah orde berganti,
lukisan itu dipergunanakan pemerintah
untuk uang kertas rupiahan. Sibarani yang
mengetahui hal ini merasa bangga dan
jengkel karena Bank Indonesia tak pernah
menyebut namanya sebagai pelukis sang
pahlawan, atau paling tidak minta izin
mempergunakannya. Tentu Sibarani
geram dan kemudian mengajukan Bank
Indonesia ke meja hijau. Apakah Sibarani
berhasil ? Eka Kurniawan dengan
mengharukan menuliskannya begini,"Laki-
laki itu (Sibarani, pen) tengah mencoba
menghadapi kekuasaan pemerintah yang
congkak, menghabiskan semua urusan
dengan pengadilan selama delapan tahun,
dan seluruhnya sia-sia kecuali
menghasilkan setumpuk berkas berita
acara."
Ada cerita lebih konyol lagi. Seperti ada
pertalian batin antara Sibarani dan
lukisan Sisingamangaraja itu, Sibarani
memburu lukisan itu kemana-mana.
Kemudian ia menemukannya, semuanya
telah berubah dan menyedihkan.Debu
tebal menempel dipermukaan dengan
pigura baru yang tak beres
pemasangannya. Ada bekas jalur-jalur air
hujan di jejak debu. Lukisan itu menjad
berantakan.Sibarani, tak tahu apakah
tertawa atau menangis untuk kekonyolah
orang yang tak mengerti lukisan.
sumber : http://www.kaskus.us/
showthread.php?t=1918943

1 komentar:

TAPANULI NADEGES BLOGNYA ORANG TAPANULI

Masyarakat Tapanuli juga bisa berperan dalam mengirimkan berita tentang tapanuli, baik itu budaya, adat istiadat, peristiwa alam, perjalanan, maupun karya seni seperti photo video, cerpen dll. dapat dikirimkan ke email: tapanulinadeges@gmail.com http://tapanulinadeges.blogspot.com/2013/11/mari-kirimkan-karyamu-ke-tapanuli.html

Tapanuli Tanah yang kaya dan masyarakatnya beradat
Assalamualaikumwarahmatullahiwabarakatuh